Asosiasi Buruh Kepton Tuntut Pemerataan UMP

BAUBAU, BP- Massa yang terhimpun dalam Asosiasi Buruh Kepulauan Buton (Kepton) menggelar aksi damai dengan mendatangi Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), kamis (24/04). Mereka menuntut pemerataan Upah Minimum Provinsi (UMP) ke semua badan usaha.

Diposting April 4,2019 in Berita & Politik.

Fauzan 2007
35 Teman 56 Orang membaca ini

Asosiasi Buruh Kepton menilai, banyak buruh di Kota Baubau yang upahnya tidak sesuai UMP. Mereka menekankan Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau untuk melakukan pengawasan lebih mendalam.

Koordinator Lapangan (Korlap) aksi Ristal mempertanyakan kinerja Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Baubau dalam pengawasaan UMP. Pasalnya, badan usaha yang belum menerapkan UMP seakan ada pembiaran dari pemerintah.

Ini persoalan kinerja Pemkot Baubau, khususnya penerapan UMP untuk para buruh, kata Ristal.

Dalam aksinya, Asosiasi Buruh Kepton mulai bergerak dari Universitas Muhammadiah (UM) Buton, kemudian melewati Pasar Laelangi dan berhenti sejenak di Kantor Disnaker dan DPRD Kota Baubau sebelum menuju titik akhir di Kantor Walikota Baubau.

Pantauan media ini, massa aksi ingin menemui Kepala Disnaker Kota Baubau Zarta untuk mempertanyakan maksud tuntutannya, namun yang bersangkutan tidak berada di tempat. Hal itu kemudian membakar emosi peserta aksi untuk beradu mulut dengan pegawai Disnaker.

Di Kantor Walikota, massa aksi kembali berjibaku dengan aparat Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kota Baubau. Lagi-lagi, tidak ada staf pemerintahan yang dapat diajak diskusi. Hingga akhirnya massa aksi memutuskan untuk membubarkan diri. (#)

Tandai: asik dank,
Fauzan 2007 Artikel

Baca lebih lanjut.

Ekonomi & Perdagangan
April 4, 2019 | 93 Orang membaca ini

Other
April 4, 2019 | 115 Orang membaca ini

Gaya Hidup
May 5, 2019 | 75 Orang membaca ini

Hiburan
May 5, 2019 | 68 Orang membaca ini

Film & Animasi
April 4, 2019 | 836 Orang membaca ini