Polsek Wolio Bekuk Pelaku Penganiaya Pelajar – Tersangka Dan Korban Punya Hubungan Dekat

Peliput: Hengki TA
BAUBAU, BP – Polsek Wolio berhasil mengungkap tersangka kasus penganiayaan terhadap seorang pelajar yang masih duduk di bangku SMA. Peristiwa naas itu terjadi pada, Kamis (11/04) sekitar pukul 18.30 wita.

Diposting April 4,2019 in Berita & Politik.

Fauzan 2007
35 Teman 103 Orang membaca ini

Tersangka berinisial RB (20), menganiaya seorang wanita berinisial NA (17) di lorong Lestari, Kelurahan Bataraguru, Kecamatan Wolio. Kejadian berawal dari tersangka bertemu dengan korban dan mengajaknya jalan-jalan, namun NA menolak dengan alasan ingin ke rumah neneknya.

Karena menolak, tersangka memaksanya, hingga korban mengikutinya. Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), tersangka langsung memukul paha korban dengan cara meninju berulang kali

Korban meminta untuk tidak memukulnya, akan tetapi pelaku malah membentaknya dengan mengatakan kamu kira saya takut sama kamu kah, kata IPTU Suleman, Kasubag Humas Polres Baubau menirukan perkataan tersangka, saat menggealar pers rilis di ruang Humas Polres Baubau, Rabu (24/04)

Kemudian, tersangka kembali mengajak korban menuju Jembatan Batu. Sesampainya di lokasi, korban kembali dipukul sebanyak satu kali pada bagian mulut. Selanjutnya, korban dibawa lagi menuju Palatiga dan kembali dianiaya dengan memukul pahanya secara berulang kali di atas motor.

Kanit Reskrim Polsek Wolio AIPD Kaharuddin Syah menambahkan, usai mendapatkan perlakuan kasar pelaku, korban langsung melaporkannya kepada polisi. Mendapatkan laporan tersebut, anggota Polsek Wolio melakukan penyelidkan dan berhasil mengamankan tersangka.

Kami melakukan penangkapan tidak jauh dari TKP, dengan rentan waktu 2 jam setelah penganiayaan tersebut. Pengakuan tersangka mereka mempunyai hubungan dekat, tapi entah itu pacar atau teman saja, ungkap Kaharuddin.

Akibat dari kejadian tersebut korban mengalami luka pada bagian bibir bawah dan memar pada paha kanan. Setelah kejadian tersebut korban langsung dibawa ke rumah sakit

Kini tersangka telah diamankan di Mapolsek Wolio. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 76 c jo Pasal 80 ayat (1) Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak subs pasal 351 ayat (1) KUHP, dengan ancaman hukuman paling lama 3,6 tahun penjara dengan denda paling banyak Rp72 juta. (*)

Tandai: kriminmal 2,
Fauzan 2007 Artikel

Baca lebih lanjut.

Komedi
July 7, 2019 | 19 Orang membaca ini

Berita & Politik
April 4, 2019 | 49 Orang membaca ini

Perjalanan & Acara
April 4, 2019 | 66 Orang membaca ini

Hiburan
April 4, 2019 | 156 Orang membaca ini

Hewan Piaraan & Hewan
April 4, 2019 | 102 Orang membaca ini