Jasad Penambang Pasir Yang Diterkam Buaya Dievakuasi -Tubuh Korban Masih Utuh

Peliput: Hengki TA

BUTON, BP – Upaya tim penyelamat Pos SAR Baubau untuk mencari jasad Darlan Uti akhirnya membuahkan hasil. Penambang pasir di Desa Kinapati, Kecamatan Lasalimu Selatan itu, ditemukan sekitar 2 kilometer dari lokasi musibah.

Diposting April 4,2019 in Berita & Politik.

Fauzan 2007
36 Teman 96 Orang membaca ini

Mendapatkan informasi adanya warga yang diterkam buaya, tim Rescue Pos SAR Baubau langsung menuju ke Tempat Kejadian Musibah (TKM). Kemudian berkoordinasi dengan Babinsa, Polsek Ambuau dan keluarga korban.

Di lokasi ejadian, Rusman Udin salah satu tim Rescue Pos SAR Baubau mengatakan, pihaknya melakukan pencarian, pada Sabtu (13/4/2019) mulai pukul 07.00 wita. Alhasil, korban ditemukan sekitar pukul 15.20 wita. Kondisi korban ditemukan telah meninggal dunia, namun tubuh korban masih utuh, hanya mengalami luka gigitan pada bagian selangkangan paha kanan.

Korban ditemukan mengapung dengan kaki tertanam di lumpur, saat pertama kali ditemukan kami melihat kepala korban, sedangkan buayanya jaraknya jauh dari korban, kata Rusman Udin.

Sebelumnya, Darlan Uti sedang menambang pasir di Sungai Malaoge, Jumat (12/04) sekitar pukul 14.00 Wita. Tidak sendiri, korban ditemani adiknya menambang pasir menggunakan mesin pompa.

Ketika mesin pompa mengalami masalah, korban turun ke sungai untuk memeriksa pipa spiral mesin pompa, dengan menggunakan peralatan selam tradisional dari kompresor angin. Saat korban menyelam, tiba-tiba saja buaya langsung menerkamnya, adik korban yang melihat kejadian tersebut langsung berupaya menyelamatkan korban dengan menarik selang pernapasan digunakan korban.

Akan tetapi, regulator selang yang digunakan korban terlepas, sehingga buaya tersebut membawa dan menenggelamkan korban ke dalam air. Kemudian, adiknya langsung meminta bantuan kepada masyarakat setempat serta melaporkan kejadian ke Polsek Ambuau dan Babinsa Kecamatan Lasalimu Selatan.

Keluarga korban mencari ke sungai dan di pesisir sungai, dengan menggunakan perahu katinting, dibantu Babinsa, anggota Polsek dan masyarakat setempat tetapi smpai malam hari hasil pencarian nihil, ungkap Susandi Padili, Komandan Pos SAR Baubau melalui rilisnya, Sabtu (13/04).

Tandai: peristiwa,
Fauzan 2007 Artikel

Baca lebih lanjut.

Other
April 4, 2019 | 127 Orang membaca ini

Tempat & Wilayah
August 8, 2019 | 51 Orang membaca ini

Ekonomi & Perdagangan
May 5, 2019 | 96 Orang membaca ini

Other
April 4, 2019 | 191 Orang membaca ini

Pendidikan
December 12, 2018 | 355 Orang membaca ini